10 Keutamaan Masjidil Haram

wp-1523506266009..jpg10 Keutamaan Masjidil Haram

Bagi umat Muslim, Masjidil Haram memiliki beberapa keutamaan yang membuatnya menjadi sebuah masjid paling penting dalam agama Islam, yaitu:

  1. Merupakan tempat pertama yang digunakan untuk beribadah di muka bumi [Alquran 1]
  2. Merupakan tempat atau lokasi kunjungan paling utama dalam ibadah Haji dan Umrah [Alquran 2]
  3. Sebelumnya umat Muslim pernah mengarahkan kiblatnya ke Baitul Muqaddis ke Masjidil Haram.[Alquran 3][Hadits 1] Seluruh umat Islam diperintah untuk memalingkan wajahnya/hatinya ke arah Masjidil Haram di manapun berada, hal ini di perkuat dengan Surah Al-Baqarah ayat 149 dan 150. perintah ini hampir sama derajatnya dengan perintah Allah yang lain seperti hal melakukan salat, zakat, puasa, haji sebagai wujud hati yang terikat dan ingat kepada Allah dalam segala hal duniawi ini.[Alquran 4][Alquran 5]
  4. Merupakan masjid yang dibangun paling awal di muka bumi[73]
  5. Merupakan masjid paling utama di antara tiga masjid, yakni Masjid Nabawi, Masjid al-Aqsa serta Masjidil Haram itu sendiri. [Hadits 2]
  6. Melaksanakan salat di Masjidil Haram akan mendapatkan seratus ribu kali lipat kebaikan dibanding melaksanakan salat di masjid lain, kecuali Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Satu kali salat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali salat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. [Hadits 3]
  7. Satu-satunya masjid yang diberikan jaminan keamanan oleh Allah, siapapun yang memasuki masjid akan merasa selamat dan aman. [Hadits 4]
  8. Merupakan tanah atau tempat di bumi yang dicintai Allah.[74]
  9. Tidak dapat dimasuki oleh Dajjal atau Al-Masih palsu, karena dijaga oleh ribuan Malaikat. [Hadits 5][Hadits 6]
  10. Tempat yang diselamatkan saat pasukan bergajah menghadang yang akan menghancurkan Kakbah dan Masjidil Haram.

Referensi

Al-Qur’an
  1. 3:96
  2. 3:98
  3. 2:144
  4. 2:149
  5. 2:150
  6. 105:1
  7. ^ 8:28
Hadits
  1. Sunan Tirmidzi, Kitab Shalat, Bab Ma Ja a fi Ibtidai al Qiblat, Hal 169, Hadits nomor 390
  2. Sahih Muslim, dari Abdi Dzar al Ghafari, Nomor:520
  3. Sahih Bukhari, nomor:1995
  4. Riwayat Suyuthi, dalam Jami’ah Shagir, dari Jabir bin Abdullah, nomor:5109
  5. HR Bukhari, nomor:1521
  6. HR.Muslim, nomor:1350
  7. HR. Muslim dengan sahih
  8. Shahih Bukhari, nomor:1736

wp-1523503579636..jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s